Ads 468x60px

Senin, 06 Agustus 2012

JEAN JACQUES ROUSSEAU



JEAN JACQUES ROUSSEAU
Jean Jacques Rousseau lahir di Jenewa pada tanggal 28 Juni 1712. Ibunya meninggal pada saat melahirkan. Saat umurnya 10 tahun, ayahnya meninggalkannya kabur untuk lari dari hukuman penjara dan menitipkannya pada paman dan bibinya. Rousseau meninggalkan Jenewa pada umur 16 tahun dan mengembara dari tempat ke tempat dan pada akhirnya dia pindah ke Paris. Dia mendapat penghasilan selama ini dari kerja apa saja lalu menjadi sisten duta besar.
            Pengetahun rousseau dapat ditemukan di hampir setiap jejak filsafat modern hari ini. Agak rumit dan ambigu,  rousseau mencoba untuk memahami sebuah sisi emosional dan keinginan manusia yang masih banyak yang harus diketahui dari kebanyakan pemikiran filsafat sebelumnya. Rousseau merupakan filsuf yang terdapat pada abad pencerahan.
            Dalam tulisan pertamanya rousseau berpendapat bahwa manusia pada dasarnya baik ketika dalam “keadaan ilmiah”, dan bahwa orang orang baik yang dibuat bahagia dan rusak oleh pengalaman mereka dalam masyarakat. Dalam essay nya rousseau berpendapat bahwa kemajuan seni dan ilmu tidak bermanfaat bagi manusia. Ia mengusulkan bahwa kemajuan pengetahuan telah membuat pemerintah lebih kuat, dan dihancurkan kebebasan individu. Rousseau manyimpulkan bahwa kemajuan material benar benar menggerogoti kemungkinan persahabatn yang tulus, dan menggantinya dengan kecemburuan, ketakutan, dan kecurigaan.
            Mungkin karya Rousseau yang paling terkenal adalah “Kontrak Sosial “ yang menjelaskan hubungan manusia dengan masyarakat. Berbeda dengan karya sebelumnya rousseau mengklaim bahwa keadaan ilmiah adalah kondisi kasar tanpa hukum atau moralitas, dan bahwa laki-laki yang baik hanya akibat dari masyarakat. Dalam keadaan ilmiah, manusia cenderung berada dalam kompetisi yang sering dengan sesama manusia. Karena dia bisa lebih berhasil menghadapi ancaman dengan bergabung dengan pria lain, ia memiliki dorongan untuk melakukannya.
            Dia bergabung bersama-sama dengan manusia untuk membentuk keberadaan manusia kolektif yang dikenal dengan sebutan “masyarakat”. Kontrak social adalah kesepakan antar manusia yang menentukan kondisi untuk manusia di dalam keanggotaan dalam masyarakat.
            Rousseau adalah salah satu dari penulis modern yang menyerang lembaga kepemilikan pribadi, dan karna itu dianggap sebagai leluhur sosialisme modern. Rousseau juga mempertanyakan asumsi bahwa kehendak mayoritas selalu benar. Dia berargumen bahwa tujuan pemerintah harus mengamankan kebebasan, kesetaraan, dan keadilan bagi semua yang ada di dalam Negara, terlepas dari kehendak mayoritas.
            Salah satu prinsip utama flsafat politik rousseau adalah bahwa politik dan moralitas tidak bisa dipisahkan. Ketika Negara gagal untuk bertindak secara moral, maka Negara akan berhenti untuk menjalankan otoritas sejati atas individu. Prinsip penting kedua adalah kebebasan yaitu Negara diciptakan untuk melestarikan.
Ide-ide Rousseau tentang pendidikan telah sangat mempengaruhi teori pendidikan modern. Dia meminimalkan pentingnya belajar dari buku, dan merekomendasikan bahwa emosi seorang anak harus dididik sejak kecil . Dia menempatkan penekanan khusus pada belajar dengan pengalaman.
Kontrak sosial akan melahirkan sebuah bentuk negara. Dalam konsep kontrak sosial diantara Hobbes, Locke dan Rousseau mempunyai kesamaan yaitu berangkat dari pemikiran tentang keadaan manusia pra negara (keadaan alamiah). Namun, keadaan alamiah menurut ketiganya berbeda. Menurut Hobbes, keadaan alamiah itu adalah  seperti berada pada kondisi perang. selalu merasa takut ketika ada manusia lain yang memiliki lebih banyak kepemilikan daripada dirinya.
Sedangkan menurut Locke, kondisi alamiah sudah terdapat pola-pola pengaturan dan hukum alamiah yang teratur karena manusia mempunyai akal yang dapat menentukan apa yang benar apa yang salah dalam pergaulan antara sesama. Berbeda dengan keduanya, Rousseau berpendapat tidaklah terjadi perkelahian. Justru pada kondisi alamiah ini manusia saling bersatu dan bekerjasama.
Setelah berhentinya keadaan alamiah maka bentuk negara pun tercipta. Gagasan tentang bentuk negara itu sendiri pun berbeda. Hobbes memiliki bentuk idealnya sendiri yaitu sebuah “Monarki Absolut” dimana sebuah negara dipimpin oleh raja yang memiliki kekuasaan tidak terbatas (absolut). Dalam kondisi ini, rakyat tunduk kepada negara dan memberikan seluruh hak yang dimilkinya. seperti yang ditulis dalam bukunya “Leviathan”.
Berbeda dengan konsep negara yang dimiliki oleh Hobbes, Locke memliki bentuk ideal negara yaitu “Monarki Konstitusional” negara memberi jaminan mengenai hak-hak dan kebebasan kebebasan pokok manusia (life, liberty, healthy dan property). Sedangkan Rousseau mengatakan negara yang sah adalah negara yang berbentuk “Republik”. Rousseau dalam hal ini pun menekankan pada apa yang disebut “kehendak umum” dalam menentukkan jalannya pemerintahan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Mengenai Saya

Foto Saya

I am a simple student who likes blogging, hopefully this blog's presence brings benefits to all of you.
From the desk of the laptop, I greet you all .. Happy blogging!